Akibat Kelaparan, Banyak Anak Malnutrisi di Somalia

Malnutrisi merupakan salah satu akibat dari bencana kelaparan. Hal ini merupakan masalah bagi setiap orang termasuk di dalamnya adalah anak – anak. Secara fisiologis, anak berada dalam masa pertumbuhan yang mengharuskan mereka untuk mendapat nutrisi dalam jumlah yang cukup. Hal ini sangat penting karena pertumbuhan tubuh dan sel – sel organ dalamnya termasuk otak bisa terganggu saat mengalami malnutrisi.

Namun, salah satu negara di dunia sedang mengalami bencana kelaparan yang belum ada akhirnya sejak tahun 2010. Musim panas dengan suhu ekstrim dan jangka waktu cukup lama membuat tidak banyak tanaman yang cukup untuk mengakomodasi kebutuhan seluruh penduduk. Akibatnya, banyak warga yang mengungsi dan malah terjangkit berbagai macam penyakit menular dan berujung kematian.

Hal ini sangat ironis. Bahkan di Somalia, pemandangan anak – anak yang kehilangan senyumnya karena tidak kuat berlari dan bermain akibat tubuh tinggal tulang terbungkus kulit sangatlah biasa. Mereka hanya bisa duduk. Sebagian dari mereka yang lain hanya bisa berbaring karena tidak punya energi lagi bahkan untuk bangkit. Rasanya seperti menunggu kematian, atau uluran tangan dari negara lain yang memiliki nurani untuk menolong mereka.

Selain kurus kering, beberapa anak juga menderita marasmus. Penyakit yang membuat perut mereka membusung ini merupakan bukti kurang pedulinya dunia dalam menghadapi masalah yang dimiliki masyarakat Somalia. Di saat orang – orang Indonesia memajang foto makanan super lezat di sosial media, sedangkan saudaranya yang kelaparan di Somalia hingga berguguran dalam jumlah banyak kurang mendapat perhatian.

Sebagai sesama manusia, masyarakat Indonesia sudah seharusnya lebih bisa menyikapi bencana yang sudah dinobatkan PBB sebagai bencana kelaparan resmi ini. Banyak bantuan yang mereka butuhkan mulai makanan pokok, makanan tambahan, air bersih dan pakaian. Karena sebagian dari mereka masih tinggal di lokasi pengungsian yang kumuh dan kurang terawat.

Kamp pengungsian yang ditempati 1,3 juta masyarakat Somalia di kawasan selatan sungguh sangat mengenaskan. Meskipun layak dengan bentuk menyerupai tabung putih memanjang, tenda – tenda tersebut terasa sangat panas dan cukup menyiksa.

Salah satu lembaga sosial yang memiliki kepedulian terhadap nasib masyarakat Somalia adalah Aksi Cepat Tanggap (ACT). Bantuan melalui ACT bisa disalurkan melalui rekening Bank Syariah Mandiri dengan nomor rekening: 66 00000 120. Progress bantuan yang disalurkan dapat diakses melalui berbagai sumber seperti telepon 021-2940 6565, nomor SMS 0853-3000-6000, atau Whatsapp di nomor 0821-1711-8110. ACT juga memiliki akun twitter di @ACTforHumanity yang selalu mengupload perkembangan bantuan di berbagai daerah termasuk Somalia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *