5 Gejala Alergi Susu Sapi Yang paling Umum Terjadi Pada Anak

Semua orang memiliki resiko terkena alergi, termasuk alergi terhadap susu sapi. Pada kondisi yang paling umum, anak-anaklah yang paling rentan terkena alergi susu sapi, terutama bayi. Padahal terkadang bunda bisa saja ada dalam keadaan dimana bunda tidak bisa memberikan ASI pada si bayi, bisa karena tingkat produksi ASI yang minim atau keadaan lain. maka mau tidak mau, bunda harus memberikan susu pertumbuhan bagi si bayi.

Memang berdasarkan rekomendasi WHO dan banyak penelitian, minimal selama 6 bulan bayi harus mendapatkan ASI secara eklusif, baru setelah itu bisa didampingi dengan susu pertumbuhan. Walaupun ASI tetap harus diberikan selama mungkin. Nah saat memberikan bayi susu pertumbuhan atau biasa dikenal dengan susu formula, bayi memiliki resiko yang sangat besar alergi pada susu sapi. Padahal hampir semua susu formula terbuat dari susu sapi.

Bagaimanapun, jika bayi memiliki alegi pada susu sapi, ada baiknya gejala alergi susu sapi segera di ketahui oleh bunda. Hal ini agar bunda bisa memberikan penanganan yang tepat pada bayi dan tidak terus menerus memberikan susu formula tersebut pada bayi. Ingat, bayi tidak bisa berbicara tentang rasa sakitnya, tetapi tubuh bayi bisa memberikan tanda-tanda. Diantara tanda-tanda gelaja alergi susu sapi pada bayi adalah sebagai berikut:

  1. Nafas bayi berbunyi

Tanda paling umum pertama bila bayi alergi pada susu sapi bisa bunda dengar dari nafas bayi yang berbunyi. Bunyi pada nafas si bayi ini diakibatkan oleh pernafasan bayi yang terganggu, bahkan bayi cenderung sulit untuk bernafas. Perlu bunda tahu, saluran pernafasan itu memberikan reaksi yang cepat bila terjadi alergi, biasanya ditandai dengan keluarnya lendir. Kondisi sulit bernafas juga bisa menjadi tanda bayi mengalami asma, sehingga ada baiknya bila dilakukan pemeriksaan berlanjut.

  1. Bayi batuk

Tanda berikutnya adalah bayi mengalami batuk. Hal ini juga diakibatkan oleh saluran pernafasan yang terganggu akibat alergi susu sapi. Memang saluran pernafasan adalah bagian paling sensitif yang pertama kali memberikan reaksi bila terjadi alergi. Maka gejala lanjutanya adalah bayi mengalami batuk, batuk yang terjadi bisa berupa batuk kering atau batuk berdahak.

  1. Bayi menangis saat menelan susu

Tanda ketiga yang paling umum bila bayi mengalami alergi susu sapi, bisa bunda kenali saat bunda memberikan susu formula pada bayi. Bila bayi menangis saat bunda berikan susu formula, berarti ada yang tidak beres dengan susu formula yang bunda berikan. Hal ini biasanya disebabkan karena bayi merasa tidak enak ketika meminum susu formula.

  1. Diare

Selain pada saluran pernafasan yang membuat nafas bayi jadi bersuara dan batuk, gejala bayi mengalami alergi susu sapi juga bisa bunda kenali dari pencernaan si bayi. Bayi biasanya mengalami masalah dengan mudah diare. Hal ini bisa saja mengakibatkan bayi mengalami kondisi yang sangat lemah, bahkan reaksinya bisa terjadi ketika baru bunda berikan susu formula. Yang lebih parah bila susu formula yang bunda berikan mengandung pemanis buatan.

  1. Perut kembung pada bayi

Perut kembung pada bayi bisa menjadi gejala bahwa bayi mengalami alergi susu formula. Sebab secara umum, susu yang bayi konsumsi tidak akan mengakibatkan perut kembung. Perut kembung akan semakin parah bila sampai pada tahap dimana bayi tidak bisa buang gas. Bunda bisa kenali dari sikap bayi ketika bunda berikan susu formula.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *