5 Alasan Barcelona akan Sulit Menjadi Juara Liga Champion

Sudah hampir lima tahun lamanya raksasa Catalan harus puas puasa gelar Liga Champion. Terakhir kali mereka menjadi juara Liga Champion pada tahun 2015. Ketika itu, Barcelona berhasil mengalahkan raksasa Italia Juventus dengan skor meyakinkan 3-1. Semenjak terakhir kali menjuarai Liga Champion, Barcelona kehilangan magis untuk menjadi jawara Eropa. Mereka memang berhasil mendominasi perebutan gelar La Liga, namun tidak untuk Liga Champion.

Di musim 2019-2020, Barcelona bahkan harus berjuang keras untuk bisa memuncaki klasemen. Di fase grup Liga Champion, mereka tidak berhasil meraih hasil penuh, bahkan untuk mengalahkan tim-tim non unggulan mereka kesulitan. Bila melihat apa yang sudah dilakukan anak asuh Valverde, sepertinya sulit untuk menjadikan Barcelona sebagai favorit juara. Apa saja ya alasannya?

  1. Pelatih yang Minim Taktik

Valverde datang dengan membawa optimisme. Namun, semenjak dia menangani Barcelona, banyak pengamat yang menilai dirinya sebagai pelatih yang minim taktik. Komposisi pemain sangat baik dari semua lini, namun tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh mantan pelatih Athletic Bilbao ini. Alhasil, tim lawan mampu dengan mudah membaca strategi Barcelona.

  • Kehilangan Filosofi Bermain

Era tiki-taka mulai hilang. Barcelona lebih cenderung mengandalkan serangan balik. Serangan dibangun tidak dengan operan-operan pendek, melainkan lebih banyak mengandalkan skill individu. Filosofi bermain Barcelona makin bergeser, tidak lagi mengandalkan penguasaan bola. Ini yang membuat Barcelona tidak lagi seseram dulu di mata tim-tim yang berlaga di Liga Champion.

  • Terlalu Mengandalkan Messi

Tidak bisa dibayangkan bagaimana jika Barcelona ditinggalkan Messi suatu saat nanti. Sampai saat ini, pencetak gol utama Barcelona adalah Messi. Lebih dari itu, Messi juga menjadi pengatur serangan. Barcelona setara dengan tim papan tengah ketika tidak ada Messi. Messi selalu menjadi solusi bila tim sedang tertekan.

  • Pertahanan yang Rapuh

Kelemahan Barcelona adalah lini pertahanan. Mereka sangat gelagapan ketika mendapatkan serangan balik dari lawan. Pique dan Lenglet tidak memiliki kecepatan yang bagus. Sementara di sisi kiri dan kanan, Semedo dan Alba kurang cakap untuk turun ketika sudah asik menyerang. Mereka juga mudah kecolongan dalam duel udara. Beruntung mereka masih punya kiper sekelas Ter Stegen.

  • Telat Panas

Dalam banyak pertandingan di La Liga, mereka sering sekali kecolongan di awal pertandingan, bahkan oleh tim-tim papan bawah. Pemain Barcelona seperti kurang punya semangat di awal, dan baru mulai panas pada babak kedua. Ini akan berbahaya jika tidak diantisipasi.

Untuk para fans Barcelona, bisa jadi kamu sepakat dengan pendapat di atas, bisa juga tidak. Tapi yang jelas, Barcelona memang sedang mengalami penurunan performa dalam bermain akhir-akhir ini. Namun, itu bukanlah halangan untuk tetap setia mendukung tim jagoan. Sebagai fans Barcelona sejati, kamu tentu tetap tidak ingin ketinggalan melihat Messi dkk berjuang di Liga Champion, meskipun sulit.

Nonton Barcelona di Liga Champion dengan praktis di vidio.com bisa jadi pilihan yang tepat. Dengan live streaming, menonton pertandingan Liga Champion jadi lebih seru dan mudah. Vidio sudah menyediakan paket premier platinum dengan harga mulai dari Rp 29.000 per minggu.

Selain mendapatkan akses menonton Liga Champion, berlangganan vidio.com memiliki keuntungan untuk bisa menyaksikan pertandingan liga-liga top Eropa, pertandingan olahraga seperti tinju dan badminton, dan bahkan film/series/drama populer. Jadi nonton di vidio.com, adalah paket komplit. Sudah waktunya kita beralih ke vidio.com!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *