Category Archives: Berita

3 Negara Yang Menjadi Korban Zaman Modern

Published / by admin / Leave a Comment

Modernisasi memang menjadi cermin kemajuan sebuah Negara. Mulai dari fasilitas, prilaku, dan tradisi menjadi berubah drastis. Dibalik kemegahan dan kemajuan dari modernisasi, ternyata ada beberapa negara yang menjadi tumbal atau korban dari modernisasi. Tanpa banyak panjang lebar lagi, disini akan saya sampaikan 3 negara yang menjadi korban zaman modern.

  1. Tanzania

Tanzania adalah sebuah negara yang terletak didataran benua Afrika. Namun pada saat muncul penyakit kulit (albino) yang dianggap sebagai kutukan yang disebut Muzungu (hantu) oleh masyarakat setempat. Sekitar 200 ribu orang Tanzania terkena penyakit albino. Orang orang albino ini kemudian diburu dan dibunuh oleh masyarakat yang diperintah Dukun dukun tertinggi. Selain dibunuh, organ organ tubuh albino juga diperjual belikan dengan harga berkisar Rp. 900  juta.

  1. India

Masyarakat India meyakini bahwa anak laki laki sebagai pembawa keberuntungan hidup. Banyak nya penculikan anak laki laki oleh pasangan suami istri di india. Menurut peneliti hak asasi manusia (HAM), pada tahun 2003, sebanyak 2.500 anak laki laki hilang tanpa jejak di india.

Baca Juga : Akibat Kelaparan, Banyak Anak Malnutrisi di Somalia

  1. Bangladesh

Banyak Kasus pembunuhan pada karyawan. Menurut para dukun setempat mengatakan, bahwa seorang pekerja yang tidak bagus dalam bekerja, dapat mengakibatkan kebangkrutan pada sebuah perusahaan dan harus dibunuh. Seperti pada kasus pembunuhan 4 karyawan batu bata, yang dibunuh hanya karena kualitas warna batubata yang kurang merah.

Akibat Kelaparan, Banyak Anak Malnutrisi di Somalia

Published / by admin / Leave a Comment

Malnutrisi merupakan salah satu akibat dari bencana kelaparan. Hal ini merupakan masalah bagi setiap orang termasuk di dalamnya adalah anak – anak. Secara fisiologis, anak berada dalam masa pertumbuhan yang mengharuskan mereka untuk mendapat nutrisi dalam jumlah yang cukup. Hal ini sangat penting karena pertumbuhan tubuh dan sel – sel organ dalamnya termasuk otak bisa terganggu saat mengalami malnutrisi.

Namun, salah satu negara di dunia sedang mengalami bencana kelaparan yang belum ada akhirnya sejak tahun 2010. Musim panas dengan suhu ekstrim dan jangka waktu cukup lama membuat tidak banyak tanaman yang cukup untuk mengakomodasi kebutuhan seluruh penduduk. Akibatnya, banyak warga yang mengungsi dan malah terjangkit berbagai macam penyakit menular dan berujung kematian.

Hal ini sangat ironis. Bahkan di Somalia, pemandangan anak – anak yang kehilangan senyumnya karena tidak kuat berlari dan bermain akibat tubuh tinggal tulang terbungkus kulit sangatlah biasa. Mereka hanya bisa duduk. Sebagian dari mereka yang lain hanya bisa berbaring karena tidak punya energi lagi bahkan untuk bangkit. Rasanya seperti menunggu kematian, atau uluran tangan dari negara lain yang memiliki nurani untuk menolong mereka.

Selain kurus kering, beberapa anak juga menderita marasmus. Penyakit yang membuat perut mereka membusung ini merupakan bukti kurang pedulinya dunia dalam menghadapi masalah yang dimiliki masyarakat Somalia. Di saat orang – orang Indonesia memajang foto makanan super lezat di sosial media, sedangkan saudaranya yang kelaparan di Somalia hingga berguguran dalam jumlah banyak kurang mendapat perhatian.

Sebagai sesama manusia, masyarakat Indonesia sudah seharusnya lebih bisa menyikapi bencana yang sudah dinobatkan PBB sebagai bencana kelaparan resmi ini. Banyak bantuan yang mereka butuhkan mulai makanan pokok, makanan tambahan, air bersih dan pakaian. Karena sebagian dari mereka masih tinggal di lokasi pengungsian yang kumuh dan kurang terawat.

Kamp pengungsian yang ditempati 1,3 juta masyarakat Somalia di kawasan selatan sungguh sangat mengenaskan. Meskipun layak dengan bentuk menyerupai tabung putih memanjang, tenda – tenda tersebut terasa sangat panas dan cukup menyiksa.

Salah satu lembaga sosial yang memiliki kepedulian terhadap nasib masyarakat Somalia adalah Aksi Cepat Tanggap (ACT). Bantuan melalui ACT bisa disalurkan melalui rekening Bank Syariah Mandiri dengan nomor rekening: 66 00000 120. Progress bantuan yang disalurkan dapat diakses melalui berbagai sumber seperti telepon 021-2940 6565, nomor SMS 0853-3000-6000, atau Whatsapp di nomor 0821-1711-8110. ACT juga memiliki akun twitter di @ACTforHumanity yang selalu mengupload perkembangan bantuan di berbagai daerah termasuk Somalia.